Senin, 20 Februari 2012

Merapuh


Merapuh…
Dalam bulit kenangan yang terasap rindu itu
Lantunan cerita menuntun bahagia, di awal
Dentingnya menghembuskan senyum; bahagia
Malam terlalu cepat datang, layaknya waktu yang tak pernah lambat
Ia gelap dalam kelamnya
Sial! Tak ada bintang; sesat menapaki raga yang belum bertaut sempurna
Dan hilang
Merapuh…
Lirih-lirih desau yang menggetarkan tentang kenangan
Pedulikah ia? … ia lebih peduli tentang bintang-bintang baru dalam rasi hatinya
Merapuh… perlahan
Bukan titik air
Hanya senyap asa yang pudar.. menyatu dengan udara
Menggigil untuk bertahan, di jalan setapak itu